Langsung ke konten utama

PEMUDA MELEK POLITIK MENUJU KALIMANTAN UTARA TERDEPAN .


Jika pemuda itu ibarat Matahari, maka usia muda itu  di ibaratkan jam 12 : 00 ketika Matahari paling bersinar dan paling panas. Begitulah DR. Muhammad aris mengawali seminar kepemudaan pagi tanggal 22 September 2017 mengutip kata-kata seorang ulama terkemuka Yusuf Al qardawi. .

Pria kelahiran Tarakan yang juga menyelesaikan pendidikannya di Universitas Hasanuddin Makassar ini mengatakan bahwa, pemuda harus visoner dan siap tampil di garda terdepan (publick speaking) serta menjadi project managemen yang siap menawarkan solusi untuk menjawab tantangan zaman. . 

Pemuda juga harus cerdas dan berani serta oppenes, siap dengan jaringan yang tersusun dan terbangun secara sistematis (networking) serta disiplin dan bertaqwa karena sejatinya kesemua itulah yang kita tidak dapatkan hari ini ujar lelaki yang juga Dosen di Akper Kaltara tersebut. .

Di ruangan yang sama pemateri kedua yang juga seorang penulis yang baru saja meluncurkan buku ke tiganya dengan judul "Mindset surga",  juga menitik beratkan pada bagaimana seharusnya pemuda menyikapi gempita politik di era ini. .

Pemateri ke dua, sekaligus sekertaris jendral PP syabab Hidayatullah ini menekankan agar pemuda tidak memisahkan politik atau bahkan anti politik. Pemuda kata beliau harus melek politik, sebab tidak sedikit kaum muda yang acuh tak acuh dengan politik. Yang pada akhirnya bangsa ini secara politik masih jauh dari kata "berdaulat" .

Remaja, mahasiswa, dan pemuda hari ini semakin jauh dari pemahaman politik yang sesungguhnya, yang menjadikan para pemuda banyak yang absen dari wacana dan aksi-aksi politik secara luhur dan berahlak ujar beliau. .

Seminar kepemudaan ini di hadiri oleh unsur PD Syabab Hidayatullah Se Kaltara, unsur kepemerintahan serta organisasi Annisa hidayatullah. Acara di laksanakan di aula kantor walikota Tarakan, antusias peserta sangat diapresiasi oleh ketua syabab wilayah, Majlis Mustafa, SE dalam sambutannya. .

Seminar ini di buka jam 08: 00 dirangkaikan dengan pembukaan rakerwil syabab Hidayatullah kalimantan utara yang di buka oleh gubernur kalimantan utara yang di wakili oleh asisten satu Bapak Drs. Sanusi, dan berakhir pada tepat pada jam 11 : 30. .
.
Naser Muhammad

Seminar kepemudaan syabab hidayatullah kaltara Tarakan 22 september 2017 pemateri I DR. Muhammad aris, M. Kes (Dosen akper kaltara) pemateri II Imam Nawawi, M, Pd.I (Sekjen PP syabab Hidayatullah) Moderator Naser Muhammad

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dakwah Ala Gen Z, Kenapa Tidak?

     Dunia kian hari kian berkembang. Yang dulunya orang ketika berpergian bermil-mil jarak ditempuh dalam waktu berbulan-bulan, kini hanya dengan pesawat terbang, orang bisa memangkas waktunya hanya dalam kurun waktu sehari, bahkan 2-3 jam mungkin. Hal ini tentunya berkaitan erat dengan perkembangan teknologi. Ya, sekarang dunia seakan dibuat serba instan bagi manusia. Jarang sudah kita temukan media informasi berupa koran, dimana dulunya menjadi mata pencarian segelintir masyarakat menengah kebawah. Tak lagi kita temukan televisi analog yang digemari pecinta sepak bola untuk melihat tayangan piala dunia dan mendukung negara kebanggaannya. Hampir dikatakan tiap-tiap kita telah terkena dampak dari derasnya arus teknologi yang tak terbendung. Kini semuanya seba digital, hampir semua kebutuhan kita dapat terpenuhi melalu gadgdet/hp. Pola Dakwah Ala Nabi      Tentunya sebagai seorang muslim, ada tanggung jawab besar yang mesti kita penuhi sebagai hamba Allah y...

Pemuda dan Masa Depan Bangsa: Membangun Generasi Emas

Pemuda merupakan salah satu komponen penting dalam pembangunan suatu bangsa. Mereka adalah generasi penerus yang akan mengambil alih kepemimpinan dan mengarahkan masa depan bangsa. Oleh karena itu, penting untuk memahami peran dan tanggung jawab pemuda dalam membangun masa depan bangsa. Peran Pemuda dalam Membangun Masa Depan Bangsa Pemuda memiliki peran yang sangat penting dalam membangun masa depan bangsa. Mereka adalah: 1. Agen Perubahan  : Pemuda memiliki energi dan semangat yang tinggi untuk melakukan perubahan. Mereka dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam membangun masyarakat yang lebih baik. 2. Inovator : Pemuda memiliki kemampuan untuk berpikir kreatif dan inovatif. Mereka dapat menciptakan solusi baru untuk masalah-masalah yang dihadapi bangsa. 3. Pemimpin : Pemuda memiliki potensi untuk menjadi pemimpin yang efektif. Mereka dapat memimpin masyarakat dan mengarahkan bangsa menuju masa depan yang lebih cerah. 4. Warga Negara yang Aktif : Pemuda memi...