Langsung ke konten utama

Rakerwil II Pemhida Kaltara, Komitmen Perkuat Dakwah Negeri Perbatasan.

Nunukan - Pembukaan Rakerwil Pemuda Hidayatullah Kalimantan Utara berlangsung di Kabupaten Nunukan. Agenda Rakerwil ini dibuka oleh Ketua PP Pemuda Hidayatullah pada Jum'at (13/09/24). Berlangsung di Aula SD Nur Islam Hidayatullah Nunukan, acara ini berlangsung sangat khidmat. Meskipun dengan semi daring, antusiasme para peserta Rakerwil patut diapresiasi. Hal ini tentunya tidak mengurangi semangat membara dari Pengurus maupun peserta bahkan panitia. 
Acara tahunan Pemhida Kaltara tersebut dihadiri oleh beberapa ustadz-ustadz dari organisasi induk. Seperti Ketua DPW dan Anggota DMW Hidayatullah Kalimantan Utara. Tak lupa dari perwakilan Mushida Kalimantan Utara dan Mushida Nunukan juga ambil bagian. Sedangkan yang berada Daring (Dalam Jaringan) turut hadir juga Sekertaris Pemuda Hidayatullah dan Kadep Pemuda Hidayatullah sekaligus pendamping Pemuda Hidayatullah wilayah Kalimantan Utara. Dalam sambutannya abangda Rasfiuddin mengutip salah satu ayat yang tercantum dalam surah Ash-Shaff bahwa "Sesungguhnya Allah SWT mencintai orang-orang yang berperang di jalan Allah tersusun rapi sebagaimana bangun megah yang tersusun rapi. Ia juga menegaskan bahwa Pemuda Hidayatullah tidak boleh minder. Sebab Pemuda Hidayatullah membawa risalah kenabian, juga memiliki manhaj yang luar biasa. Maka dari itu Pemuda Hidayatullah harus percaya diri.

Rakerwil Pemuda Hidayatullah ini juga menjadi yang pertama yang diadakan pada Tahun kedua oleh seluruh wilayah di Indonesia. Tentunya ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kader muda Hidayatullah Kalimantan Utara. Ditambah lagi lokasi acara yang dipilih adalah kabupaten yang memiliki wilayah tapal batas. "Sengaja kami memilih Nunukan sebagai tuan rumah dalam rangka mensyiarkan Provinsi Kaltara sebagai provinsi yang langsung berbatasan dengan negeri Jiran" ungkap bang Mustakim Noreng selaku Ketua pemhida kaltara dalam sambutannya. 
Masih salam sambutan juga, Ust Irson Sulaiman juga menambahkan bahwa "Kalau ada agenda organisasi seperti ini maka wajib bagi kader untuk berpartisipasi. Mengingat bahwa Pemuda Hidayatullah adalah wadah untuk proses mentarbiyah diri juga menjadi pintu masuk untuk memegang posisi strategis di organisasi induk. 


*Biro Infokom Pemhida/kaltara





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dakwah Ala Gen Z, Kenapa Tidak?

     Dunia kian hari kian berkembang. Yang dulunya orang ketika berpergian bermil-mil jarak ditempuh dalam waktu berbulan-bulan, kini hanya dengan pesawat terbang, orang bisa memangkas waktunya hanya dalam kurun waktu sehari, bahkan 2-3 jam mungkin. Hal ini tentunya berkaitan erat dengan perkembangan teknologi. Ya, sekarang dunia seakan dibuat serba instan bagi manusia. Jarang sudah kita temukan media informasi berupa koran, dimana dulunya menjadi mata pencarian segelintir masyarakat menengah kebawah. Tak lagi kita temukan televisi analog yang digemari pecinta sepak bola untuk melihat tayangan piala dunia dan mendukung negara kebanggaannya. Hampir dikatakan tiap-tiap kita telah terkena dampak dari derasnya arus teknologi yang tak terbendung. Kini semuanya seba digital, hampir semua kebutuhan kita dapat terpenuhi melalu gadgdet/hp. Pola Dakwah Ala Nabi      Tentunya sebagai seorang muslim, ada tanggung jawab besar yang mesti kita penuhi sebagai hamba Allah y...

Pemuda dan Masa Depan Bangsa: Membangun Generasi Emas

Pemuda merupakan salah satu komponen penting dalam pembangunan suatu bangsa. Mereka adalah generasi penerus yang akan mengambil alih kepemimpinan dan mengarahkan masa depan bangsa. Oleh karena itu, penting untuk memahami peran dan tanggung jawab pemuda dalam membangun masa depan bangsa. Peran Pemuda dalam Membangun Masa Depan Bangsa Pemuda memiliki peran yang sangat penting dalam membangun masa depan bangsa. Mereka adalah: 1. Agen Perubahan  : Pemuda memiliki energi dan semangat yang tinggi untuk melakukan perubahan. Mereka dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam membangun masyarakat yang lebih baik. 2. Inovator : Pemuda memiliki kemampuan untuk berpikir kreatif dan inovatif. Mereka dapat menciptakan solusi baru untuk masalah-masalah yang dihadapi bangsa. 3. Pemimpin : Pemuda memiliki potensi untuk menjadi pemimpin yang efektif. Mereka dapat memimpin masyarakat dan mengarahkan bangsa menuju masa depan yang lebih cerah. 4. Warga Negara yang Aktif : Pemuda memi...