Bulungan – Pengurus Wilayah Pemuda Hidayatullah tengah memperkuat kultural dakwak di era Milineal dengan menggelar Rapat Kerja Wilayah Pemuda Hidayatullah Kalimantan Utara III yang bertema “Menumbuhkan Progresifitas Pemuda yang Beradab untuk Membangun Kalimantan Utara yang Unggul”. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari yaitu sabtu-ahad, 7-8 Oktober 2023 di Perpustakan dan Kearsipan Daerah Bulungan.
Agenda besar ini dibuka langsung oleh Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Kaltara Muhammad Murshid, S.E., M.M. Dalam sambutannya sangat mengapresiasi perkembangan pemuda-pemuda yang ada di kaltara khususnya pemuda hidayatullah, beliau juga menegaskan siap melangkah bersama Pemuda Hidayatullah untuk menyonsong pemuda ke arah yang lebih baik, segala kegiatan akan disupport. Tentu hal ini semakin memacu bergeraknya Pemuda Hidayatullah.
“Kami siap dalam memudahkan langkah Pemuda Hidayatullah Kaltara ini, demi berkembangnya pemuda-pemuda disini”. Ujar sekaligus menjadi harapan beliau.
Tidak kurang 25 Pengurus Daerah dari setiap Kabupaten/Kota Se-Kaltara yang hadir, semangat dan juang terlihat dari perjalanan yang luar biasa ditempuh lewat darat dan air, namun tak mengurangi keikutsertaan dalam agenda ini.
“وما كان لله بقيا (Segala sesuatu yang diniatkan ikhlas karena Allah taala akan kekal) maka segala amanah yang diberikan kepada kita, kemudian kita jalankan dengan niat mengharapkan ridha dari Allah swt, maka kemudahan menyertainya”. Ujar bang Imam Muhammad Fathi Farhat, S.E Pengurus Pusat pemuda Hidayatullah.
Tantangan dakwah zaman ini mengharuskan kesiapan peran-peran pemuda dengan gagasan dan aksi yang nyata dalam menyambut generasi emas tahun 2045, dikuatkan oleh sambutan ketua Pengurus Wilayah bang Mustaqim Noreng yang baru dilantik 2 bulan lalu.
“Peran pemuda sangat strategis, untuk mengisi kemerdekaan indonesia. Begitu pula hadirnya pemuda hidayatullah kaltara adalah sebagai jawaban untuk membangun manusia yang memiliki integritas yang tinggi serta yang konsen terhadap pergerakan dakwah dan tarbiyah di lingkungan masyarakat. Jangan sampai lingkungan di sekitar kita tidak tau tata cara membaca Al-Qur’an.” Tegas Ketua PW Pemhida Kaltara.
...
*Muhammad Aras/Kaltara
Komentar
Posting Komentar