Langsung ke konten utama

PROGRESIF, BERADAB


Perubahan itu niscaya, setiap hal akan berubah, hanya masalah waktu. Apakah perubahan itu progresif atau tidak, efektif atau tidak. Tergantung bagaimana mengarahkan pengelolaannya.

Progresif yang kita inginkan sebenarnya arahnya kemana, itu hal terpenting yang harus kita urai sebagaimana setiap musafir mestilah punya destinasi yang jelas.

Setiap kita perlu bahkan harus progresif, memiliki syahwat untuk terus bergerak maju, meningkat, bahkan meluas. Baik secara kualitatif ataupun kuantitatif.

Progresif adalah tuntutan kekhalifaan, dan kita semua adalah khalifah dengan tugas-tugas khalifaan yang memiliki beban pertanggung jawaban di akhirat.

Progresif adalah perintah qur'an, bagian dari manifestasi ayat فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ diam bukanlah manifestasi iman karena iman harus senantiasa jaddid, ada pembaharuan, ada gerakan.

Karenanya pemimpin mesti progresif, memiliki ide dan solusi dua tingkat lebih cepat dan lebih luas dari yang dipimpinnya. Aktif, energik, penuh spirit, kreatif, visioner adalah kekuatan minimalnya.

Beradab

Upaya Progresif tentu merupakan tujuan setiap orang, namun ide progresif harus menimbang kaidah jama'i, langkah mesti selaras agar tidak ada satupun yang kita tinggalkan.

Bahwa pemimpin adalah panutan, maka salamatus shadr adalah upaya pembuktian adab paling minimal agar tetap bisa seirama.

Adab adalah kerangka peradaban, Islam di lahirkan, dalam kondisi dimana adab adalah salah satu persoalan utama bangsa arab saat itu.

Maka utusan Allah datang salah satunya adalah  بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ صَالِحَ الْأَخْلَاقِ atau makarim al ahlak. Maka progresiflah tapi tetaplah beradab. 


*Naser Muhammad

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dakwah Ala Gen Z, Kenapa Tidak?

     Dunia kian hari kian berkembang. Yang dulunya orang ketika berpergian bermil-mil jarak ditempuh dalam waktu berbulan-bulan, kini hanya dengan pesawat terbang, orang bisa memangkas waktunya hanya dalam kurun waktu sehari, bahkan 2-3 jam mungkin. Hal ini tentunya berkaitan erat dengan perkembangan teknologi. Ya, sekarang dunia seakan dibuat serba instan bagi manusia. Jarang sudah kita temukan media informasi berupa koran, dimana dulunya menjadi mata pencarian segelintir masyarakat menengah kebawah. Tak lagi kita temukan televisi analog yang digemari pecinta sepak bola untuk melihat tayangan piala dunia dan mendukung negara kebanggaannya. Hampir dikatakan tiap-tiap kita telah terkena dampak dari derasnya arus teknologi yang tak terbendung. Kini semuanya seba digital, hampir semua kebutuhan kita dapat terpenuhi melalu gadgdet/hp. Pola Dakwah Ala Nabi      Tentunya sebagai seorang muslim, ada tanggung jawab besar yang mesti kita penuhi sebagai hamba Allah y...

Pemuda dan Masa Depan Bangsa: Membangun Generasi Emas

Pemuda merupakan salah satu komponen penting dalam pembangunan suatu bangsa. Mereka adalah generasi penerus yang akan mengambil alih kepemimpinan dan mengarahkan masa depan bangsa. Oleh karena itu, penting untuk memahami peran dan tanggung jawab pemuda dalam membangun masa depan bangsa. Peran Pemuda dalam Membangun Masa Depan Bangsa Pemuda memiliki peran yang sangat penting dalam membangun masa depan bangsa. Mereka adalah: 1. Agen Perubahan  : Pemuda memiliki energi dan semangat yang tinggi untuk melakukan perubahan. Mereka dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam membangun masyarakat yang lebih baik. 2. Inovator : Pemuda memiliki kemampuan untuk berpikir kreatif dan inovatif. Mereka dapat menciptakan solusi baru untuk masalah-masalah yang dihadapi bangsa. 3. Pemimpin : Pemuda memiliki potensi untuk menjadi pemimpin yang efektif. Mereka dapat memimpin masyarakat dan mengarahkan bangsa menuju masa depan yang lebih cerah. 4. Warga Negara yang Aktif : Pemuda memi...