Langsung ke konten utama

BERKAH "BONUS DEMOGRAFI" Peluang Terbaik Atau Tantangan Terburuk


Tahun 2030 Indonesia diprediksi akan mendapatkan berkah "bonus demografi". dimana Jumlah penduduk usia produktif (berusia 15-64 tahun) lebih besar dibanding penduduk usia tidak produktif (berusia di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun).

Pada rentang waktu tersebut, penduduk usia produktif diprediksi mencapai 64 persen dari total jumlah penduduk yang diproyeksikan sebesar 297 juta jiwa. 

"Bonus demografi merupakan berkah khususnya dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM) namun bisa juga menjadi petaka bagi SDM.

Salah satu faktor pendukung agar Indonesia mampu menjadi bagian dari daftar negara maju bahkan berpengaruh adalah sejauh mana negara mampu memanfaatkan berkah dari bonus demografi ini.

Peran terpenting dalam pembangunan bangsa adalah kualitas sumber daya manusia yang dimilikinya. Kualitas SDM adalah investasi penting bagi pertumbuhan negara.

Olehnya, negara harus hadir dalam membangun sumber daya ini agar mampu berdaya saing, memberi kontribusi besar untuk investasi masa depan.

Mengingat betapa pentingnya setiap kita peduli terhadap bonus demografi ini, bahwa ia akan menjadi berkah jika ia di sambut dengan persiapan, dan akan berbalik menjadi petaka jika ia dibiarkan.

Bonus demografi adalah cara Tuhan menguji kesyukuran kita pada masa muda. Kemajuan apa pun yang diharapkan tiba, tidak akan pernah datang. Jika pandangan kita tentang masa depan, hanyalah bagian dari proses lanjutan masa kini yang diupayakan atau tidak ia akan tiba dengan sendirinya.

Maka tugas kita hari ini adalah, bagaimana menyiapkan pondasi agar para pelanjut estafeta esok, adalah pemuda produktif.

Bukan Pemuda yang hanya asyik dengan dirinya. Tapi lebih dari itu, bagaimana generasi muda esok adalah mereka yang mampu merespon kemajuan, serta perubahan-perubahan, dengan kearifan dan kebijaksanaan.

Pemuda yang ditunggu adalah pemuda progresif dan beradab. Matang secara keilmuan, siap bertarung dengan setiap kemungkinan dan perubahan. Dan yang terpenting adalah pemuda yang mampu menghargai keluhuran perjuangan generasi sebelumnya, tanpa terjebak dalam kejayaan dan bayangan keindahan masa lalu. karna pemuda itu,

ليس الفتی من يقول هذا ابی   لکن الفتی من يقول هاانا

Bonus demografi tidak menakutkan, yang menakutkan adalah ketidaksiapan generasi untuk menghadapinya, disebabkan rapuhnya pondasi yang dipersiapkan, karena kesibukan yang sama sekali jauh dari produktif.

Disinilah bonus demografi akan menguji kelayakan generasi kita, untuk meletakkan batu pertama dari bangkitnya peradaban. Apakah layak, atau hanya berjumlah banyak.

*Naser Muhammad

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dakwah Ala Gen Z, Kenapa Tidak?

     Dunia kian hari kian berkembang. Yang dulunya orang ketika berpergian bermil-mil jarak ditempuh dalam waktu berbulan-bulan, kini hanya dengan pesawat terbang, orang bisa memangkas waktunya hanya dalam kurun waktu sehari, bahkan 2-3 jam mungkin. Hal ini tentunya berkaitan erat dengan perkembangan teknologi. Ya, sekarang dunia seakan dibuat serba instan bagi manusia. Jarang sudah kita temukan media informasi berupa koran, dimana dulunya menjadi mata pencarian segelintir masyarakat menengah kebawah. Tak lagi kita temukan televisi analog yang digemari pecinta sepak bola untuk melihat tayangan piala dunia dan mendukung negara kebanggaannya. Hampir dikatakan tiap-tiap kita telah terkena dampak dari derasnya arus teknologi yang tak terbendung. Kini semuanya seba digital, hampir semua kebutuhan kita dapat terpenuhi melalu gadgdet/hp. Pola Dakwah Ala Nabi      Tentunya sebagai seorang muslim, ada tanggung jawab besar yang mesti kita penuhi sebagai hamba Allah y...

Pemuda dan Masa Depan Bangsa: Membangun Generasi Emas

Pemuda merupakan salah satu komponen penting dalam pembangunan suatu bangsa. Mereka adalah generasi penerus yang akan mengambil alih kepemimpinan dan mengarahkan masa depan bangsa. Oleh karena itu, penting untuk memahami peran dan tanggung jawab pemuda dalam membangun masa depan bangsa. Peran Pemuda dalam Membangun Masa Depan Bangsa Pemuda memiliki peran yang sangat penting dalam membangun masa depan bangsa. Mereka adalah: 1. Agen Perubahan  : Pemuda memiliki energi dan semangat yang tinggi untuk melakukan perubahan. Mereka dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam membangun masyarakat yang lebih baik. 2. Inovator : Pemuda memiliki kemampuan untuk berpikir kreatif dan inovatif. Mereka dapat menciptakan solusi baru untuk masalah-masalah yang dihadapi bangsa. 3. Pemimpin : Pemuda memiliki potensi untuk menjadi pemimpin yang efektif. Mereka dapat memimpin masyarakat dan mengarahkan bangsa menuju masa depan yang lebih cerah. 4. Warga Negara yang Aktif : Pemuda memi...